Blog Pendidikan, Contoh Makalah, Contoh Naskah Drama, English Text, Contoh Resensi, Contoh Surat

Pengertian dan Contoh Proposisi


KrumpulsPengertian dan Contoh Proposisi - Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya akan share mengenai Proposisi, Pengertian dan Contoh Proposisi, Jenis-jenis Proposisi, Berbagai Macam Bentuk Proposisi Beserta Contohnya, yang mungkin akan sangat berguna dan bermanfaat untuk anda semua.


Pengertian dan Contoh Proposisi


Berikut inilah Pengertian dan Contoh Proposisi


Pengertian

Proposisi majemuk -- pernyataan yang terdiri atas dua bagian yang dapat dinilai benar atau salah.
Proposisi majemuk dibedakan menjadi tiga :

1.      Proposisi hipotesis;
2.      Proposisi disjungtif;
3.      Proposisi konjungtif.


Dalam logika, nilai benar disimbolkan dengan angka 1, nilai salah disimbolkan dengan angka 0.
Nilai logis dari suatu pernyataan tunggal misalnya p memiliki nilai logika 1 dan 0. Jika ada dua pernyataan tunggal, nilai logisnya ada 2 x 2 = 4. Misalnya: pq nilai logisnya: 1 1, 1 0, 0 1, 0 0. Jadi nilai logis dihitung 2”, dimana n berarti pernyataan tunggal. Kalau ada penyataan 3 tunggal, berarti nilai logisnya 2 x 2 x 2 = 8.




1. Proposisi Hipotesis
Pernyataan yang terdiri atas dua bagian, saling ketergantungan: satu sebagi anteseden (premis) satu sebagai konsekuen (kesimpulan)

Proposisi hipotesis ada 3 (tiga):
a.  Proposisi Hipotesis kondisional (implikasi);
b.  Proposisi Hipotesis Bikondisional (ekuivalen atau biimplikasi).

a. Proposisi Hipotesis Kondisional
Ditandai  dengan “ jika… maka …” atau “jika p maka q dan q belum tentu p”.
Proposisi hipotesis kondisional bernilai salah jika nilai anteseden benar dan konsekuen salah.
b.  Proposisi Hipotesis Bikondisional
a.   Ditandai dengan “jika dan hanya jika…maka…” atau “jika p maka q dan jika q maka p”.
b.   Proposisi ini bernilai benar jika nilai kedua komponennya bernilai sama, yakni benar-benar atau salah-salah.


2.  Proposisi Disjungtif

Ditandai dengan “atau”
Proposisi disjungtif dibagi menjadi 3 macam :
1. Disjungsi eksklusif;
2. Disjungsi inklusif;
3. Disjungsi alternatif.

a.  Disjungsi Eksklusif
i.  Ditandai dengan “ atau “
ii. Dua bagian merupakan pilihan, tidak dapat menyatu dan ada kemungkinan ketiga;
iii.Proposisi ini bernilai benar kalau salah satu komponennya bernilai salah.

b.  Disjungsi  Inklusif
1.  Ditandai dengan “dan atau” salah satu atau keduanya dapat benar.
2.  Disjungsi inklusif bernilai benar jika salah satu komponennya bernilai benar.

c.  Disjungsi Alternatif
1. Ditandai dengan “atau” tetapi dua bagian itu tidak dapat menyatu dan tidak ada kemungkinan ketiga;
2. Bernilai benar jika nilai kedua komponennya bernilai berbeda, yaitu benar-salah, atau salah-benar.

3.  Proposisi Konjungtif
1. Proposisi majemuk yang menegaskan dua predikat dihubungkan dengan subjek yang sama.
2. Ditandai dengan “… dan …”
3. Bernilai benar jika nilai kedua komponennya bernilai benar.



Pengolahan Poposisi Majemuk
Hasil penalaran majemuk ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi, yaitu:
1)   Tautologi;
2)   Kontradiksi;
3)   Kontingensi.

1. Terjadi Tautolog
a. Konversi;
b. Inversi;
c. Kontraposisi
d. Kondisionaliti
e. Negasi Implikasi
f. Negasi Ekuivale
g. De Morgan;
h. Distribusi.


2.  Terjadi Kontradiksi
Hasil akhir salah semua dari semua kemungkinan nilai logis.
3.  Terjadi Kontigensi
Hasil akhir ada yang benar dan ada yang salah dari kemungkinan nilai logisnya.

Sekian...



Demikianlah artikel yang bisa saya share mengenai Pengertian dan Contoh Proposisi, semoga bermanfaat dan berguna untuk anda semua - Pengertian dan Contoh Proposisi

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian dan Contoh Proposisi

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan,tidak mengandung sara atau pun menyinggung pihak tertentu.